Arsip Kategori: Kawan

Kawan Lama : dari Makassar ke Yogya

Powered by Telkomsel BlackBerry®

DAHLAN namanya. Sekarang menjabat pemimpin redaksi (Pemred) Koran Tribun Timur di Makassar, dan Tribun Medan. Dulu sekantor dengan saya : kami sesama reporter Tabloid Bangkit, di Jakarta.

Kami berkawan sejak tahun 1999 (atau 1998, saya lupa), sampai sekitar lima tahun kemudian, saat Dahlan dimutasi ke Makassar untuk bekerja di Tribun Timur. Setahun setelah itu, giliran saya yang dimutasi ke Surabaya, ke Harian Surya (induk Bangkit).

Kami bertemu lagi di Kota Yogyakarta. Dahlan mengisi pelatihan para calon reporter dan calon redaktur di koran saya sekarang, Tribun Jogja. Dia mendarat di Yogya, Minggu (12/12/2010) sore, dan langsung  meluncur ke rumah saya di Solo, diantar kawan   yang juga atasan saya di Tribun Jogja, Setya Krisna Sumargo.   Mereka sempat menikmati menu utama di warung istri saya, selat-Solo.

Iklan

Kuku Macan. Tak Bikin Luka tapi Justru Enak

kuku-mcan

SAYA tidak pernah mendengar ada sebuah kerupuk  jenis   ‘kuku macan’,  sampai kemudian Ibu Ririen Wiropranoto —seorang kawan di Solo, Jawa tengah—  minta titip dibelikan kerupuk yang bentuknya mirip kuku macan tersebut di Surabaya, Jawa Timur. Kerupuk kuku macan, kata Ibu Ririen, enak bin lezat. “Kalau tidak enak, berarti itu kerupuk kuku macan ompong,” candanya.id

Paket Pengupas Wortel dari Kawan Lama…

peller-mimi-saras-sip

SUDAH cukup lama istri saya  merasa  direpotkan  oleh  kerusakan  alat pengupas (peller) wortel untuk keperluan warung makannya. Saya juga ikut direpotkan, karena telah berusaha membeli di Kota Solo dan Surabaya tetap saja tidak menemukan peller yang sesuai keinginan istri.

Sampai kemudian, pertengahan Mei 2009 ini, saya beroleh kiriman paket berisi lima buah peeler dari seorang kawan lama yang kini bersama keluarganya bermukim di Tangerang. Mimi Saras alias Nyonya Herry Barus, namanya. Terimakasih, ya, Nyonya Herry Barus….