Sepeda Motor yang Kian Butut


ENAM sepeda motor ada dalam keluarga saya, di Solo, Jawa Tengah, dan satu di antaranya kian butut saja. Itulah sepeda motor merek Kymco model skuter matik buatan 2002, yang berarti sudah berusia 10 tahun.

Sejak sekitar lima bulan lalu Kymco tersebut tak lagi dikendarai lantaran mesinnya mogok. Sebelumnya, motor itu sehari-hari dipakai oleh pekerja di warung makan  istri saya, antara lain untuk mengantarkan pesanan makanan dan berbelanja ke pasar atau pusat perkulakan.

(Dalam sebuah tulisan di blog saya yang lain, saya pernah menyebut sang Kymco sebagai  ‘sepeda motor perjuangan’.  Kala saya tulis naskah itu,  sekitar tiga tahun lalu,  Kymco tersebut masih lumayan bagus).

Saya berencana membawa Kymco butut itu ke bengkel, tetapi karena kesibukan pekerjaan di Yogyakarta, saya belum sempat merealisasi rencana tersebut. Hal yang baru bisa saya lakukan adalah memperpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) alias membayar pajak motor itu, yang jatuh tempo 24 Januari mendatang. Rabu (18/1/2012) pagi, saya lakukan kewajiban saya ke Kantor Samsat Solo.   (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s