Parfum ‘Turahan’ Istri

BAGI Anda yang wong Jowo tentu tak asing dengan istilah turahan, yang berarti (barang) sisa-sisa. Nah, posting kali ini memang tentang barang turahan, yaitu parfum turahan. Farpum eh parfum turahan siapa? Turahan istri saya, yang kemudian saya pakai.

Dalam sepekan, setidaknya saya dua kali memakai parfum : Kamis sore dan Minggu sore. Itulah saat saya beribadat bersama saudara-saudara rohani, di Solo, Jawa Tengah (Kamis sore) dan di Surabaya (Minggu sore). Hari-hari lain, cukup memakai deodoran saja….

Saya biasa menggunakan parfum turahan istri saya, merek Bvlgari, antara lain jenis Rose Essentielle.   Bvlgari  merupakan merek favorit istri saya, yang sudah lama dia gunakan. Belakangan, dia pakai juga Armani Mania, yang merupakan produk dari Giorgio Armani. Akhirnya saya pakai pula turahan Armani Mania dia.

Saya senang ikut menggunakan dua merek parfum tersebut meski istri saya bilang  keduanya merupakan parfum khusus wanita. Tak apa, jawab saya. Karena saya yakin banyak saudara-saudari rohani maupun kawan-kawan  di kantor tidak tahu bahwa parfum yang sering saya pakai —dengan aroma wangi nan  enak— sebenarnya parfum wanita. Kalaupun ada yang tahu, tak apa juga. Bagi saya, yang penting saya tak berbau kecut !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s