Bertamu, Berpotret Bersama, Bergembira…

keluarga-waluyo

MENGISI waktu luang, akhir September 2009 lalu, saya bersama istri dan anak ragil, Ryan, mengunjungi rumah keluarga Saudara Waluyo di kawasan Laweyan, Solo, Jawa Tengah. Rumah sederhana —masuk gang sangat kecil— ini terletak sekitar empat kilometer dari rumah kami. (Rumah Saudara Waluyo digunakan untuk berhimpun Saksi-Saksi Yehuwa Sidang Solo Barat, dua kali dalam sepekan).

Saat itu saya libur bekerja. Demikian pula istri saya sedang menutup-sementara warung makannya, Warung Selat Mbak Lies, di Kampung Serengan Gang II/42, Solo, karena para pembantu warung mudik. Adapun Ryan libur sekolah —libur panjang.

Kami bertamu saat sore hari, setelah saya mengantar Ryan naik sepur kluthuk di garasi alias depo kereta api di Stasiun Solo Balapan. Sebelum berpamitan pulang, saya minta keluarga Saudara Waluyo (saat itu minus salah satu puteranya, yang kebetulan sedang pergi) berpotret bersama istri saya dan Ryan.

Ryan tampak bergembira. Dia mengekspresikan kegembiraannya, antara lain, dengan menjulurkan lidah saat saya potret.

2 thoughts on “Bertamu, Berpotret Bersama, Bergembira…

  1. Melky Warokka Penulis Tulisan

    ya ampun….. br jun, saya terakhir ke pak wal (begitu saya memanggilnya) tgl 20 sept untuk berhimpun sambil berfoto ria dgn semua sdr-sdri di solo barat, pas ada kpw om gustav, coba klu dihari yg sama kita ketemu wah pasti bukan hanya chating doang, saya udah coba unggah foto2 di solo tapi internet putus2 terus, jadi blm berhasil….. salam …

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s