Denyut Kehidupan Terasa Sejak Subuh

Januari 24th, 2012 § 1 Komentar

DENYUT kehidupan mulai terasa sejak subuh. Beberapa pekerja warung makan istri saya, yang setiap hari menginap di warung sekaligus rumah kami, bangun tatkala subuh. Mereka bekerja sesuai pekerjaan masing-masing, sampai warung buka pukul 10.00 WIB.

Denyut kehidupan mulai terasa sejak subuh. Wawan, salah seorang pekerja warung makan istri saya, Warung Selat Mbak Lies, membersihkan bagian depan warung tatkala ia bangun subuh. Ia antara lain bertugas membuka folding gate warung makan yang berlokasi di Serengan Gang II/42 Solo, Jawa Tengah, ini.

§ One Response to Denyut Kehidupan Terasa Sejak Subuh

  • Lois mengatakan:

    Saya mencoba mencari info tentang asal muasal racikan selat di Google dan nemuin blog ini. Sebagai orang kelahiran Solo, yang namanya racikan selat itu sudah tak asing lagi dan betul betul makanan nostalgia.

    Nanti kalau kami pas ke Indonesia dan pulang ke Solo, pasti akan kami sempatkan mampir.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Denyut Kehidupan Terasa Sejak Subuh at Beranda.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.