Sepeda Motor yang Kian Butut
Januari 19th, 2012 § Tinggalkan sebuah Komentar
ENAM sepeda motor ada dalam keluarga saya, di Solo, Jawa Tengah, dan satu di antaranya kian butut saja. Itulah sepeda motor merek Kymco model skuter matik buatan 2002, yang berarti sudah berusia 10 tahun.
Sejak sekitar lima bulan lalu Kymco tersebut tak lagi dikendarai lantaran mesinnya mogok. Sebelumnya, motor itu sehari-hari dipakai oleh pekerja di warung makan istri saya, antara lain untuk mengantarkan pesanan makanan dan berbelanja ke pasar atau pusat perkulakan.
(Dalam sebuah tulisan di blog saya yang lain, saya pernah menyebut sang Kymco sebagai ‘sepeda motor perjuangan’. Kala saya tulis naskah itu, sekitar tiga tahun lalu, Kymco tersebut masih lumayan bagus).
Saya berencana membawa Kymco butut itu ke bengkel, tetapi karena kesibukan pekerjaan di Yogyakarta, saya belum sempat merealisasi rencana tersebut. Hal yang baru bisa saya lakukan adalah memperpanjang masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) alias membayar pajak motor itu, yang jatuh tempo 24 Januari mendatang. Rabu (18/1/2012) pagi, saya lakukan kewajiban saya ke Kantor Samsat Solo. (*)
