Petang, Tak Ada Lagi Keriuhan Pembeli

Desember 27th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

HARI mulai gelap, karena sinar matahari meredup. Sebagian gerbang warung istri saya, Warung Selat Mbak Lies, pun telah ditutup.  Tak ada hiruk-pikuk pembeli. Tak ada antrean orang-orang yang menunggu pesanan makanan mereka dihidangkan.

Begitulah suasana Sabtu (24/12/2011) petang lalu. Saya, yang sedang libur bekerja, menikmati suasana sepi tersebut, setelah seharian, sejak pagi, menyaksikan keriuhan para pembeli di warung kami, yang berlokasi di Serengan Gang II/42, Solo, telepon 0271-653332, Solo, Jawa Tengah, ini.

Riuh, dan hiruk pikuk. Maklum, Warung Selat Mbak Lies memang selalu ramai pembeli, terutama pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Apalagi pada saat hari-hari itu bertepatan dengan liburan sekolah, atau libur tanggal merah (libur nasional).

Saat petang, hari mulai gelap, dan sinar matahari meredup, tak tampak sisa-sisa sebuah warung makan nan laris.   Karena sebagian gerbang warung istri saya, Warung Selat Mbak Lies, telah ditutup, dan semua bagian warung sudah dibersihkan….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Petang, Tak Ada Lagi Keriuhan Pembeli at Beranda.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.