Menyaksikan Pembeli Mengudap Selat Solo

September 3rd, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar

ISTRI saya mengelola sebuah warung makan, yang buka setiap hari antara pukul 10.00-17.00 WIB. (Tentu sudah banyak orang tahu bahwa warung itu bernama Warung Selat Mbak Lies. Sebuah warung makan yang didirikan sekitar 26 tahun silam. Warung makan yang sering muncul di tayangan televisi, hehehehe).

Tentu banyak orang tahu pula tentang jam buka warung tersebut : pukul 10.00-17.00 WIB. Tetapi, hampir setiap hari ada saja pembeli datang sebelum pukul 10.00, tatkala warung belum “resmi” buka; atau datang setelah pukul 17.00, saat warung seharusnya telah tutup.

Apa boleh buat. Namanya juga rezeki : istri saya tak pernah menolak pembeli sebelum pukul 10.00 WIB (asalkan masakan memang sudah siap) maupun sesudah pukul 17.00 WIB (asal kanmakanan memang masih ada alias belum habis).

Kalau pembeli datang setelah pukul 17.00, berarti warung sudah relatif sepi. Hanya ada beberapa pembeli, sebagaimana tampak pada foto pada bagian atas naskah ini. Tetapi, menjelang dan saat jam makan siang serta setelahnya, terutama pada Jumat, Sabtu dan Minggu, jangan tanya jumlah pembeli di warung kami !

Tak percaya? Silakan datang mencoba, kalau selama ini Anda memang belum pernah menikmati menu selat Solo di Warung Selat Mbak Lies, warung yang menyatu dengan rumah keluarga kami di Serengan II/42, Kota Solo, Jawa Tengah….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Menyaksikan Pembeli Mengudap Selat Solo at Beranda.

meta

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.