Saya Selalu Senang Sepur
Januari 25th, 2011 § Tinggalkan sebuah Komentar
SAYA selalu senang (naik) sepur. Mungkin karena sejak sekitar 12 tahun silam saya selalu wira-wiri naik sepur. Saya kenyang mengendarai sepur : mulai dari sepur kelas argo (eksekutif), sepur kelasi bisnis, kereta api komuter, sampai kereta api kelas ekonomi.
Saya selalu senang (naik) sepur. Dulu sekali, saat saya berkantor di Jakarta sejak tahun 2000 sampai 2004, saya pulang-pergi naik sepur Jakarta-Solo setiap dua pekan. Kadang-kadang naik sepur kelas argo, dan lebih sering menumpang kereta api kelas bisnis. Naik sepur ekonomi hanya satu kali.
Saya selalu (senang) naik sepur. Dulu, tatkala saya bekerja di Surabaya, mulai tahun 2004 hingga akhir 2010, setiap pekan saya naik sepur dari Solo ke Surabaya. Biasanya naik kereta api kelas bisnis, dan kadang-kadang kelas ekonomi, yang bertarif hanya Rp 19.500 untuk rute Solo-Surabaya.
Saya selalu (senang) naik sepur. Kini, setelah saya berkantor di Yogyakarta sejak akhir 2010 lalu, saya rutin naik komuter jurusan Solo-Yogyakarta setiap pekan. Hanya perlu sekitar satu jam dari Stasiun Solo Balapan ke Stasiun Yogya Lempuyangan, dengan tarif Rp 9.000.
Saya selalu (senang) naik sepur. Saya telah kenyang naik sepur, tetapi tidak pernah merasa terlalu kenyang….
