saherty-first-

pasang-kerangka-vertikal

BESI-BESI untuk konstruksi bangunan Balai Kerajaan Saksi-Saksi Yehuwa di Kota Surabaya sudah mulai dipasang, Selasa (3/11/2009) pagi lalu. Namun saya baru sempat mengisahkannya hari Minggu (8/11) ini, akibat kesibukan yang meningkat beberapa hari terakhir.

Lima pekerja spesialis pemasang kerangka besi, yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, sudah sibuk bekerja saat saya datang ke lokasi proyek, Selasa (3/11) pukul 07.40 WIB. Padahal kami —para relawan pembangunan tempat ibadat pengikut Yesus Kristus— baru memulai kegiatan pukul 08.00 WIB, setelah berdoa bersama dan beroleh pengarahan seperlunya dari pria yang memimpin proyek, Saudara Didit.

Praktis pekerjaan pada hari itu “dikuasai” lima pria asal Semarang, tersebut. Para relawan pembangunan, yang berjumlah sekitar 25 saudari dan saudara, menggarap pekerjaan lain, semisal mencungkili dan memindahkan tegel, atau membenahi gudang.

Gudang tersebut sudah berpindah lokasi tiga kali sejak proyek dimulai sekitar tiga bulan lalu. Saya membantu Saudara Darman, Saksi-Saksi Yehuwa dari Sidang Barata Jaya Surabaya, merapikan gudang tersebut, antara lain dengan memasang beberapa seng di bagian atap, dan menempelkan sejumlah tripleks di bagian muka gudang.

lilis-baru-untuk-blog

ISTRI saya, Wulandari Kusmadyaningrum a.k.a Lilis, sedang menyantap makanan  di salah satu meja warung makannya, Warung Selat Mbak Lies, di Serengan II/42 Solo, Jawa Tengah.

trans7-juniantosetyadi-oke

SAYA sedang bekerja di Kota Surabaya, Jawa Timur,   ketika tim TRANS7 datang ke warung makan istri saya di Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2009) lalu. Karena itulah saya tak bisa bercerita banyak tentang reportase kuliner tim sebuah televisi swasta tersebut di Warung Selat Mbak Lies.

By the way, ini adalah reportase kuliner ke sekian oleh awak televisi di warung makan kami. Sebelumnya pernah datang, antara lain, tim dari Trans Teve dan Indosiar. Juga, beberapa tim televisi lokal.

Saya tak bisa bercerita banyak; hanya dapat membagi momen tersebut lewat  foto yang saya pasang di atas. Foto hasil  jepretan seorang fotografer yang dimintai jasanya oleh istri saya, Wulandari Kusmadyaningrum a.k.a Lilies.

sdr-darman-nembok

Kerja Sama Dua Saudari

Oktober 28, 2009

dipotret-dari-gudang

Kerja Keras Para Saudari

Oktober 28, 2009

kerja-keras-para-saudari

sepatu-sdr-darman

saya-di-proyek

DUA bulan sudah saya ikut menjadi relawan proyek pembangunan Balai Kerajaan —tempat ibadat Saksi-Saksi Yehuwa— di Kota Surabaya, Jawa Timur. Setiap kali datang ke lokasi proyek, saban Selasa pukul 08.00 WIB-12.00 WIB, saya senantiasa membawa kamera. Setiap pekan saya  memotret kegiatan para pengikut Yesus Kristus dalam proyek tersebut, untuk dokumentasi, dan sebagian untuk diposting ke blog ini.

Setelah dua bulan ikut menjadi relawan, Selasa (27/10/2009) siang tadi saya tergoda untuk membuat dokumentasi diri saya sendiri di proyek tersebut. Saya ingin melihat foto muka  saya dalam balutan handuk kecil dan kaos putih —cara berlindung agar wajah tak terbakar sengatan panas matahari selama bekerja bak kuli bangunan. Saya minta bantuan Saudara Raharjo, seorang Saksi dari Sidang Tropodo, Surabaya, untuk menjepret saya. Andai bertemu, bisakah Anda kenali wajah saya?!

saya-close-up-proyek